Wednesday , 23 July 2014
You are here: Home » Tips dan Trik » Cara Cepat Mengatasi Sakit Maag

Cara Cepat Mengatasi Sakit Maag

Cara Cepat dan Mudah Mengatasi Sakit Maag

Mengatasi Sakit Maag Rasa perih pada lambung merupakan ciri-ciri penderita penyakit maag. Meski baru saja makan dan makanannya pun tidak pedas/asam. Jika rasa perih yang agak berlebihan terjadi hanya di saat sebelum makan, tapi mereda sehabis makan, biasanya itu hanya akibat produksi asam lambung yang berlebihan. Obat yang umum digunakan untuk mengatasi gejala sakit lambung yakni golongan antasid, yaitu obat yang ditujukan untuk mengurangi keasaman.

Antasid biasanaya berupa tablet dan bisa pula berupa larutan kental seperti susu. Bentuk yang cair ini sekaligus dimaksudkan untuk melindungi dinding lambung dari serangan asam yang berlebihan. Obat penenang gerakan lambung juga bisa diberikan kepada penderita maag. Namun sebaiknya digunakan jika serangan sakit maag disertai rasa mual, melilit, / mulas.

Jika memang dipastikan terdapat infeksi kuman Helicobacter pylori, bisa diberikan antibiotika. Selain antibiotika untuk kuman aerob (seperti amoksisilin, eritromisin, dsb), diberikan pula antibiotika untuk kuman anaerob (misalnya metronodazole). Obat penenang (tranquilizer) diberikan jika terdapat unsur stres yang sulit diatasi oleh si penderira. Pada dasarnya faktor stres ini harus sebisa mungkin diusahakan untuk diatasi tanpa obat, bila perlu dengan bantuan psikolog.

Hubungan saintifik antara maag dengan bakteri telah diadakan penelitian sejak 1983, dan CDC sudah sejak 1994 mengumumkan bahwa bakteri Helicobaeter pylori jadi penyebab sakit maag, namun masih banyak dokter mengobati pasien sakit maag dengan pemblok asam & obat lain yang hanya menghilangkan gejalanya saja, bukannya penyebab utama, dan bahkan ada juga yang mengoperasinya.

Makanan yang jadi pantangan sakit maag adalah makanan yang pedas, terlalu asam, kopi, alkohol, minuman yang mengandung soda, obat-obat pelawan rasa sakit yang bersifat asam (aspirin, asetosal), obat jenis kortikosteroid, dan rokok. Hindari juga perut yang terlalu lama dibiarkan kosong / terlalu penuh. Maka, sebaiknya makanlah sedikit-sedikit tetapi sering.

Beberapa ahli kesehatan juga manganjurkan agar makan biskuit / minum susu menjelang tidur untuk menecegah rasa perih datang di saat sedang tidur. Ketika bulan puasa, pengidap sakit maag yang tidak disertai luka lambung, dan terutama yang berkaitan dengan stres, boleh berpuasa. Banyak pengidap sakit maag malahan tidak mendapat serangan perih ketika berpuasa di bulan puasa, mungkin karena situasi emosional ketika itu memberi dampak positif (penguat) terhadap ketahanan batiniyah dalam menghadapi stres.

Beberapa orang menganggap ringan penyakit maag / tukak lambung, padahal penyakit itu bisa juga mengakibatkan kematian. Paling tidak 10 persen warga Amerika Serikat terkena maag dan menimbulkan kerugian 14 miliar dollar AS di tahun 1993. Lebih dari 6.000 orang meninggal karena maag, dan tak langsung menyebabkan kematian 9.600 orang.

Selain itu, hampir 13.000 orang meninggal akibat kanker lambung yang bisa disebabkan maag. Makan dengan waktu yang teratur bisa juga untuk mengatasi sakit maag. Salam sehat untuk kita semua.

Comments are closed.