Sunday , 24 August 2014
You are here: Home » Beternak & Budidaya » Cara Gampang Budidaya Rambutan Dalam Pot

Cara Gampang Budidaya Rambutan Dalam Pot

Cara Mudah Budidaya Rambutan Dalam Pot

Budidaya RambutanPohon rambutan bisa kita perbanyak lewat biji, cangkok, okulasi, dan susuan. Untuk penanaman dengan media pot pilihlah bibit yang berasal dari hasil cangkokan, bibit ini bisa menghasilkan buah setelah 2-3 tahun. Bibit yang berasal dari biji, sangat lambat berbuah dan kualitasnya pun belum tentu sama dengan pohon induknya.

Sedangkan bibit hasil okulasi dapat berbuah setelah berumur 4 sampai 5 tahun. Untuk pencangkokan sebaiknya dilakukan di musim hujan. Pilih batang dengan diameter sekitar 1- 5 cm yang sudah pernah menghasilkan buah (minimal 2 kali) dan banyak daunnya. Kupaslah kulit batangnya sekitar 2,5 cm. Diamkan dalam waktu 1sampai 4 minggu.

Tutuplah dengan media moss (lumut) yang sudah dibasahi dan bungkus menggunakan plastik transparan. Setelah tiga bulan akar yang tumbuh akan kelihatan memenuhi media cangkok dan cangkokan sudah bisa dipotong.

Budidaya Rambutan Dalam Pot & media tanam
Pot sebaiknya berdiameter 30 cm & tinggi 35 cm atau pot yang lebih besar lagi, semakin besar ukuran pot maka semakin mudah tanaman tumbuh dengan maksimal. Isi dasar pot dengan ijuk & pecahan genteng (atau bisa juga dengan media lain seperti busa sterofom, batu kerikil, atau media lain yang mudah mengaliran air) dengan tinggi 5 cm sebagai penahan keluarnya media tanam ketika penyiraman.

Selanjutnya isilah pot dengan media tanam yang terdiri dari campuran tanah subur, pupuk kandang & pasir dengan perbandingan yang sama hingga penuh. Bisa juga dengan campuran tanah gembur, pasir, & pupuk kandang dengan perbandingan 5:1:2. Bisa juga dengan campuran pupuk kandang, pasir, & sekam dengan perbandingan 1:1:1.

Atau bisa juga dengan campuran tanah & pupuk kandang dengan perbandingan 1:2, atau campuran sekam & pasir dengan perbandingan 1:1. Atau bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Penanaman Budidaya Rambutan Dalam Pot
Setelah cangkokan dipotong, kurangilah daunnya sampai setengahnya untuk mengurangi penguapan. Jika bibit terlalu tinggi dapat kita potong agar tanaman yang baru ditanam nantinya tidak sering tergoyang karena angin / penyiraman. Penanaman yang baik dilakukan ketika suhu udara tak terlalu panas (pagi/sore).

Lubangi media tanam seukuran pembungkus akar cangkokan, buka plastik pembungkus akar cangkokan lalu bibit bisa kita tanam dalam pot. Tempatkanlah tanaman di tempat yang tak terkena sinar matahari langsung selama kurang lebih 1 minggu atau sampai tanaman tumbuh tunas baru, setelah itu secara bertahap tanaman bisa kita pindah di tempat yang terkena sinar matahari penuh.

Perawatan Rambutan Dalam Pot
Perawatan yakni meliputi penyiraman, pemangkasan, pemupukan, penggemburan media tanam, pengendalian hama & penyakit tanaman serta gulma. Pemangkasan dilakukan agar membentuk tajuk tanaman. Setiap habis dipangkas akan memunculkan beberapa tunas baru, pilih 3 tunas yang sehat untuk ditumbuhkan.

Semakin banyak cabang & ranting maka makin banyak pula tempat keluarnya bunga. Pemangkasan juga dilakukan untuk membuang tunas liar / tunas yang sakit dan kurang produktif. Pemupukan dapat dilakukan tiap bulan. Pupuk diberikan di sekeliling pinggiran pot dan dilakukan penyiraman tiap selesai memberi pupuk.

Budidaya rambutan dalam pot, selain bermanfaat untuk dikonsumsi juga dapat dijadikan penghias taman.

Comments are closed.