Tempat Wisata Baru Dibutuhkan di Medan Sumatera Utara

992 views

Objek-objek wisata di Kota Medan dinilai telah mulai jemu. Karenanya, Medan butuh selekasnya meningkatkan obyek wisata baru bila mau tingkat kunjungan wisatawan ke Ibu Kota Propinsi Sumut ini bertambah. Lantas, yg tidak kalah utama, butuh support infrastruktur jalan serta jaminan keamanan pada turis.

Marketing Communications Hotel Karibia Boutiqueld Medan, Ivan Hartanto, menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan lewat Dinas Kebudayaan serta Pariwisata (Disbudpar) mesti mulai memikirkan mencari dan meningkatkan beberapa tempat wisata baru serta tersembunyi supaya wisata kota ini tak monoton dengan kata lain menjemukan.

Dengan histori panjang Kota Medan, Ivan meyakini pasti ada peninggalan-peninggalan tersembunyi, tak tahu itu berbentuk benda-benda atau satu kota untuk digali tambah baik lagi jadi tempat baru.

“Seperti Danau Siombak serta Website Kota China yang pernah diberitakan bakal dibenahi belum lama ini, namun hingga saat ini tak ada sinyal tanda pengembangannya selanjutnya. Walau sebenarnya, bila pemerintah serius mengerjakan itu, dapat jadi tempat wisata baru di kota ini terkecuali Istana Maimun serta Tjong A Fie, ” tutur Ivan, tempo hari.

Untuk wujudkan distinasi wisata baru itu, Disbudpar pasti mesti pro aktif mencari pemecahannya. Disbudpar juga mesti aktif lakukan perubahan-perubahan supaya jumlah turis yang datang selalu bertambah. Karena, juga sebagai kota ketiga paling besar di Indonesia, telah seharusnyalebih menonjol dibanding kota yang lain.

“Dari pihak hotel telah berupaya mempromosikan obyek wisata disini dengan sediakan counter travel untuk wisatawan yang mau tahu. Memberi service paling baik sebagai salah satu langkah kami untuk bikin tamu ingin datang kembali ke kota ini, ” ucapnya.

Selama ini, kata Ivan, tamu Hotel Karibia Boutiqueld yang datang memanglah intinya untuk usaha. Tetapi, di sela-sela kunjungan bisnisnya, banyak juga beberapa tamu yang menyempatkan untuk traveling. Pihak hotel sendiri berusaha supaya beberapa tamu yang datang dapat lebih lama bertandang di Medan.

Tetapi, untuk memberikan keyakinan beberapa tamu, pasti butuh beberapa tempat travel menarik yang disuguhi ke mereka. “Kami senantiasa berikanlah service paling baik agar tamu ingin bermalam lebih lama serta kembali lagi kesini, ” tuturnya.

Disamping itu, Asisten Public Relation Hotel Aston, Cindy Lailani, menyampaikan, pada intinya yang paling dikeluhkan wisatawan sampai kini, terlebih turis mancanegara, yaitu keadaan infrastruktur jalan. Karena, hal semacam itu jadi poin di negara semasing. “Jadi, bila infrastruktur disini kurang baik, bakal memberi nilai sendiri untuk mereka. Bukanlah tak mungkin saja jadi perbincangan sesama turis, ” tuturnya.

Ditambah lagi tamu yang datang ke kota ini biasanya untuk kepentingan usaha. Karenanya, diperlukan infrastruktur mencukupi untuk mengakomodasi seluruhnya keperluan tamu sepanjang ada di Medan. “Sama perihal seperti hotel, di mana kami mempersiapkan rencana yang sesuai sama keperluan pelaku bisnis karenanya ada meeting room, serta ballroom juga sebagai ruangan pertemuan, pemerintah sebaiknya dapat juga seperti itu agar tamu kerasan ada di kota ini, ” ucapnya.

Sampai kini, pihak hotel sudah berusaha mempromosikan beragam lokasi wisata dengan sediakan transportasi untuk tamu bila mau berkeliling Medan, seperti ke Istana Maimun, Rumah Tjong A Fie, serta tempat yang lain. “Kami tawarkan pengantaran atau transportasi ke obyek wisata yang umumnya cuma mengonsumsi saat sehari, ” ucapnya.

Diluar itu, yang perlu jadi prioritas yaitu jaminan keamanan. Beragam peristiwa perampokan pada turis akhirakhir pernah menyebabkan kecemasan. Banyak turis yang mempertanyakan masalah itu, hingga sering mereka mengurungkan kemauan untuk berkeliling lantaran takut keamanan tak terjamin.

“Kejadian- peristiwa perampokan pada turis sangatlah beresiko negatif pada dunia pariwisata, ” tandasnya.

Sumber:
http://www.koran-sindo.com/read/980532/151/medan-butuh-objek-wisata-baru-1427168427

Author: 
    author

    Related Post